Rabu, 26 Juni 2013

Bosan Dengan Pekerjaan...Ubah Rutinitas Anda

Bosan dengan pekerjaan membuat kita ingin berhenti saja secepat mungkin lalu pergi berlibur. Hampir semua orang pernah mengalaminya, tapi kehilangan pekerjaan belakangan tentu bukan solusi yang tepat. Oleh karenanya, sebelum buru-buru memutuskan untuk berhenti, ada beberapa masukan yang ditawarkan konsultan karier Cheryl Palmer, MEd, CPRW.

1. Nikmati istirahat makan siang
Saatnya berhenti makan siang di meja kerja, dan cobalah menikmati makan siang di luar bersama teman-teman, atau melakukan hal menyenangkan. Ketika terlalu serius bekerja, bahkan makan siang pun di meja kerja, akan membuat Anda mudah bosan dan stres. Oleh karena itu ada baiknya makan di luar atau berjalan-jalan sebentar menikmati udara segar.

2. Punya aktivitas lain di luar kerjaan
Seringkali kita terlalu fokus dengan pekerjaan, bahkan membawanya pulang untuk dikerjakan di rumah. Pekerjaan mestinya tidak perlu menyita hampir seluruh waktu Anda. Cobalah melirik jenis kegiatan lain, seperti kelas yoga yang selama ini Anda ingin coba. Pekerjaan memang bagian dari hidup tapi mestinya tidak mencuri semua waktu hidup Anda.

3. Gabungkan passion dengan pekerjaan
Ada yang merasa pekerjaan bukanlah passion, melainkan semata untuk mendapatkan gaji sehingga bisa membayar cicilan. Padahal, sebenarnya sembari melakukan pekerjaan, ada yang bisa diturutsertakan dengan hobi. Misalnya, jika suka dengan olahraga, kenapa tidak coba bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang kebugaran, atau jika suka dengan aksi sosial, coba ikut kegiatan charity.

4. Cari bantuan
Jika benar-benar merasa over-load atau berlebihan kerjaan, mungkin Anda butuh bantuan dari orang yang bisa menyelesaikan pekerjaan, melalui program internship atau asisten misalnya. Membagi atau mendelegasikan pekerjaan bisa meringankan beban dan mengurangi stres.

5. Memanfaatkan peluang
Mungkin selama ini Anda tidak memanfaatkan peluang yang sebenarnya bisa diakses dari perusahaan tempat bekerja. Misalkan ada keanggotaan gratis untuk fitnes, atau klub buku, atau kesempatan studi lebih tinggi. Mencoba memanfaatkan berbagai peluang ini bisa memberikan pengalaman baru yang lebih baik.

6. Ambil cuti
Manfaatkan hari libur kerja untuk benar-benar beristirahat, atau bagi yang sudah karyawan tetap bisa ambil jatah cuti. Tetapi pastikan Anda bebas dari beban kerja sehingga hari libur benar-benar bisa dinikmati, dan saat kembali harus bekerja Anda merasa rindu untuk melakukannya.


Sumber: Shine

Jangan Takut Berhenti Bekerja

Pemberdayaan kaum perempuan yang menjadi cita-cita Kartini saat ini telah dapat dinikmati oleh sebagian besar perempuan. Sebagian dari kita tidak saja telah dapat menemukan pekerjaan sesuai passion, tetapi juga telah memperoleh kebebasan finansial.

Dari total populasi 112 juta jumlah pekerja di Indonesia (data Badan Pusat Statistik tahun 2012), saat ini ada 43 juta pekerja perempuan yang membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Itu artinya, jumlah pekerja perempuan hampir sama besarnya dengan pekerja laki-laki. Yang lebih penting, pada saat yang sama perempuan juga menemukan kebebasan untuk tetap menjalankan perannya sebagai ibu.

Hal ini dimungkinkan berkat semakin banyaknya peluang untuk bekerja secara freelance. Tren bekerja secara freelance ini menjadi peluang baru bagi jutaan perempuan yang ingin membutuhkan penghasilan tambahan, maupun yang ingin bekerja dengan cara yang lebih fleksibel. Karena bagaimana pun, kita datang dari latar belakang yang berbeda-beda sehingga tidak semua dari kita bisa bekerja di luar rumah penuh waktu.

Salah satu yang sukses menjalankan sistem bekerja secara freelance adalah Lucy Wiryono. Ibu tiga anak ini dulunya seorang pembaca acara olahraga di salah satu stasiun televisi, sebelum memutuskan menjadi seorang freelancer.

"Tanggung jawab utama saya sebagai seorang ibu adalah mengurus keluarga saya. Namun, sejak kebutuhan mendapatkan tambahan penghasilan meningkat, saya tidak dapat berhenti kerja. Menjadi seorang freelancer dengan bekerja dari rumah merupakan pilihan yang lebih baik bagi saya untuk dapat menjalankan peran ganda. Saya tetap dapat menghasilkan uang, namun tanggung jawab saya mengurus anak-anak saya di rumah tetap bisa dikerjakan dengan baik," kata Lucy.

Anda yang berstatus lajang tentunya juga pernah merasakan keinginan untuk berhenti bekerja kantoran. Macam-macam alasannya, entah itu kejenuhan, keinginan untuk tidak terikat waktu kerja yang resmi, atau dorongan kuat untuk mengejar passion yang lain.

Anda yang memendam keinginan-keinginan tersebut, bisa mencoba mengakses situs Freelancer.co.id. Freelancer tak lain regional website Indonesia dari marketplace pekerjaan online nomor satu di dunia, Freelancer.com.

Hadirnya situs pencari dan penyedia kerja secara paruh waktu seperti ini memungkinkan lebih banyak perempuan Indonesia lebih mudah dalam menemukan pekerjaan online yang tersedia dalam berbagai bidang dan profesi. Apakah Anda membutuhkan pekerjaan paruh waktu untuk menambah penghasilan, atau untuk memperluas jaringan klien bagi bisnis Anda, platform freelancer.co.id membuat Anda dapat menemukan atau menunjukkan keahlian Anda kepada dunia tanpa perlu meninggalkan rumah atau kantor.

"Melalui Freelancer.co.id yang menawarkan jutaan proyek dari seluruh dunia, para freelancer dan entrepreneur perempuan di Indonesia dapat menemukan pekerjaan dan pekerja dari seluruh dunia dengan hanya klik secara online," papar Helma Kusuma, Indonesia Country Manager dari Freelancer.com, dalam siaran persnya.

Ada lebih dari 10 kategori bidang dan ratusan jenis pekerjaan yang ditawarkan dalam situs ini. Sebagian besar memang dari bidang teknologi informasi atau desain web. Namun Anda yang punya keahlian di bidang lain pun bisa menemukan yang sesuai. Misalnya, ada kategori arsitektur, penulisan, penerjemahan, marketing, akuntansi, sumber daya manusia, edukasi, dan lain sebagainya. Dengan ratusan jenis pekerjaan yang ditawarkan, mustahil Anda tidak menemukan satu yang sesuai keahlian Anda kan?

Sebaliknya, jika Anda sebagai pemberi kerja, Anda juga bisa menawarkan pekerjaan sebagai freelancer. Misalnya, Anda memiliki usaha event organizer yang sedang merancang event di kota lain. Lalu, Anda membutuhkan tenaga freelancer sebagai runner atau penerima buku tamu di kota tersebut. Anda bisa mem-posting posisi yang Anda butuhkan, background pendidikan dan pengalaman kerja, serta honor yang Anda tawarkan.

Dengan cara ini, Anda akan menerima pelamar yang sangat bervariasi latar belakangnya, sehingga lebih leluasa memilih sesuai keinginan dan budget Anda. Bahkan, Anda bisa memperoleh review mengenai si pelamar dari orang yang pernah menggunakan jasa tenaga profesional serta tingkat keberhasilannya.

Kalau sudah begini, tak sulit lagi kan mewujudkan keinginan untuk berhenti bekerja penuh waktu untuk bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anak atau mengejar passion Anda yang lain?

Sumber: Freelancer.co.id

Jumat, 26 April 2013

Jenis Bunga Pinjaman KPR



Sebagian besar pembelian rumah di Indonesia dilakukan dengan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, tidak banyak yang mengerti dengan istilah-istilah seputar KPR tersebut. Bahkan, tak jarang pengguna KPR bingung ketika hendak membeli rumah idamannya dengan skema cicilan ini. 
Dalam hal sistem bunga KPR, beberapa istilah pun terkadang muncul. Ada istilah sistem bunga flat dan anuitas atau bunga mengambang (floating) dan tetap (fixed). Karena itu, pahami dulu cara perhitungan bunganya untuk keempat istilah tersebut.
Bunga flat
Sistem perhitungan suku bunga menggunakan bunga flat mengacu pada pokok utang awal. Artinya, besarnya cicilan serta angsuran pokok berikut bunga cicilan tetap/sama (flat) selama periode kredit.
Misalnya, debitur A hendak membeli mobil seharga Rp 150 juta dengan uang muka 20 persen dan suku bunga 10 persen flat per tahun. Besar cicilan per bulan sejak awal akhir masa angsuran, nilai bunga yang mesti dibayar mengacu ke Rp 150 juta sebagai nilai awal utang pokok. Sekalipun masa angsuran tinggal enam bulan dan nilai utang pokok tinggal Rp 30 juta, bunga tetap dihitung dengan Rp 150 juta tadi sebagai acuan.
Adapun sistem bunga flat banyak diterapkan dalam penyaluran kredit barang-barang konsumtif, seperti elektronik, home appliances, kendaraan bermotor, atau kredit tanpa agunan (KTA).
Bunga efektif
Sistem bunga ini kebalikan dari sistem bunga flat. Porsi bunga dihitung berdasarkan utang pokok tersisa. Oleh karena itu, porsi bunga dan pokok dalam angsuran setiap bulan akan berbeda, meski besaran angsuran per bulannya tetap sama.
Contohnya, debitur B awalnya mendapat KPR dengan plafon Rp 150 juta. Di bulan pertama, bunga dihitung mengacu ke angka Rp 150 juta sebagai utang pokok. Setelah lima tahun, utang pokok itu tentu menurun, andaikanlah menjadi Rp 100 juta. Maka, besar bunga dihitung dengan pengalian bunga ke Rp 100 juta sebagai utang pokok yang tersisa, bukan ke Rp 150 juta tadi.
Sistem bunga efektif ini biasanya diterapkan untuk pinjaman jangka panjang, seperti KPR (kredit pemilikan rumah) atau kredit investasi.
Bunga fixed
Bunga tetap merupakan sifat bunga, bukan sistem perhitungan bunga. Dengan bunga tetap, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur dipatok di angka tertentu. Nah, patokan tersebut lazim berlaku untuk jangka waktu tertentu.
Misalnya, kini bank penerbit KPR banyak menawarkan tingkat bunga di bawah 10 persen yang bersifat tetap untuk masa satu tahun. Ada yang 7 persen, ada pula yang 9 persen.
Bunga mengambang (floating)
Bunga floating juga bukan merupakan sistem perhitungan bunga, melainkan merupakan sifat bunga yang ditetapkan kepada debitur KPR. Dengan bunga floating, tingkat bunga yang dikenakan ke debitur tak tentu, berubah mengikuti tingkat bunga pasar. Bila kondisi ekonomi tengah apik dan bunga pasar rendah, bunga KPR bisa rendah, bisa di bawah 10 persen.
Sebaliknya, bila kondisi ekonomi tengah tak ramah dan bunga pasar naik, bunga KPR bisa pula naik, bisa di kisaran 14 persen. Saat krisis ekonomi dahsyat di tahun 1997-an, tingkat bunga KPR di atas 25 persen. (Hotmian Siahaan)

Rabu, 03 April 2013

Ini 5 Hal Yang Membuat Orang Tambah Gemuk

Kesuksesan seseorang menurunkan berat badan terkadang tidak diimbangi dengan kematangan mental yang baik. Tidak jarang setelah sukses menurunkan berat badan, orang tersebut akan cenderung merasa bebas dan kembali ke pola makan lama dan bahkan mulai jarang berolahraga.

Inilah yang kemudian membuat keberhasilan dietnya tidak berlangsung lama. Bahkan berat badan kembali naik dan bisa lebih banyak dari berat badan sebelum berdiet. Ada beberapa hal mendasar yang bisa menjadi penyebab keberhasilan diet Anda kembali menuju gaya hidup lama yang membuat berat badan Anda bertambah, seperti dilansir situs beritafitnes.com seperti:

Hilangnya Motivasi

Adalah hal yang wajar ketika Anda mulai menyimpang dari program diet Anda. Tetapi Anda seharusnya tidak membiarkan kesalahan terjadi terus-menerus. Selalu ada kesempatan untuk kembali pada jalur yang benar agar Anda dapat mengendalikan berat badan seperti yang diinginkan.

Satu kesalahan kecil saja tidak akan mempengaruhi program penurunan berat badan Anda, akan tetapi jika Anda tidak menjaga pola makan yang sehat maka kemungkinan besar Anda akan mengalami kenaikan berat badan. Jika terjadi, cobalah mengingat perjuangan Anda selama ini ketika melakukan diet Anda dan ingatkan kembali diri Anda setiap perubahan yang terjadi. Dengan memotivasi ulang diet Anda, maka akan mudah bagi Anda untuk kembali ke arah tujuan.

Tanpa Sadar Porsi Makan Bertambah

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa porsi makannya semakin hari semakin meningkat dari biasanya sehingga asupan kalori bertambah. Untuk menjamin agar Anda tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak kalori, cobalah memantau secara berkala menu makanan Anda. Saat Anda telah menyadari dan menemukan kesalahan, segeralah untuk kembali fokus terhadap program diet Anda.

Gemar Ngemil Makanan Tinggi Kalori

Seringkali ada sisa makanan ketika makan bersama keluarga, atau pun teman, dan mereka meminta Anda untuk menghabiskannya. Makanan “tambahan” seperti ini tanpa disadari berkontribusi menghasilkan kalori tambahan yang merugikan. Jika Anda merasa kesulitan untuk memantau nutrisi Anda, cobalah untuk membuat jurnal yang berisi catatan makanan apa saja yang telah Anda makan dan hitunglah berapa kandungan nutrisinya.

Sering ‘Bocor’ di Akhir Pekan

Harus diakui bahwa diet adalah hal yang tidak mudah, apalagi jika kita harus menahan nafsu makan dan mengurangi makanan yang kita sukai, dan Anda merasa jika akhir pekan adalah kesempatan untuk berlibur dari diet. Ingatlah bahwa tingkat penurunan berat badan Anda haruslah tetap konstan dan pastikan Anda menjauhi makanan yang merugikan. Untuk mencegah hal ini, buatlah program menu makanan sehat yang menarik selama akhir pekan, ajaklah teman Anda ataupun keluarga untuk mendukung Anda.

Tidak Punya ‘Goal’ Lagi

Saat Anda merasa sudah berhasil menurunkan berat badan sebanyak beberapa kilogram, dan merasa lebih sehat, bugar, celana dan baju Anda menjadi kebesaran, mungkin Anda akan mulai lebih santai dalam melakukan program diet.   Padahal pandangan seperti ini malah akan merugikan Anda, bahkan yang terburuk mungkin berat badan Anda akan bertambah. Untuk membantu program penurunan berat badan, cobalah Anda membuat rencana pendek target apa saja yang ingin dicapai di setiap bulannya. Rencana ini membuat Anda untuk tetap fokus dan termotivasi untuk menurunkan berat badan.
sumber:republika.co.id

Rabu, 27 Maret 2013

Menganggap Dirinya Suci

Sering kita mendengar orang menceritakan kebaikan dirinya atau bahkan mungkin pelakunya adalah diri kita sendiri. Apakah ini tindakan terpuji atau tercela?

Orang yang menceritakan tentang kebaikan dirinya bisa jadi karena ingin menceritakan nikmat Allah yang ia peroleh dan untuk memotivasi orang lain agar mengikutinya maka ini merupakan tujuan terpuji.

Allah SWT berfirman yang artinya, "Dan terhadap nikmat Rabbmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)" (Surah Adh Dhuha 11)

Ada juga orang yang menceritakan kebaikan dirinya untuk maslahat agama seperti amar makruf nahi mungkar, memberi nasehat, menghindarkan dari suatu kerugian atau bahaya, untuk meyakinkan bahwa ia mampu menunaikan amanat yang akan ia tunaikan maka hal ini merupakan perbuatan terpuji.

Seperti Sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, "Saya yang paling mengenal Allah diantara kalian dan saya orang yang paling bertakwa diantara kalian…"

Jika ia menceritakan kebaikan dan memuji dirinya karena menganggap diri suci dan pamer kepada orang lain untuk kebanggaan maka perbuatan ini berbahaya karena dapat mengakibatkan terhapusnya amal kebaikan tersebut.

Allah berfirman yang artinya, "Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa" (Surah An Najm 32)

Menganggap diri suci dan bersih termasuk penyakit hati yang berbahaya. Ia akan memuji diri dan menganggapnya lebih baik dari orang lain, timbul kesombongan yang mengakibatkan akan menolak kebenaran dan merendahkan manusia.

Jika ada orang memuji orang lain, ia tidak suka dan sempit dadanya, bahkan ia menginginkan hilangnya kenikmatan dari orang lain. Penyakit ini sering diderita oleh para pejabat, orang-orang kaya, pemuka masyarakat, ilmuwan/kaum intelektual, kaum ningrat/berdarah biru dan lainnya.

Penyakit yang berbahaya ini mungkin pula menjangkiti ulama, ustadz, mubaligh, khatib, atau dai/aktivis dakwah jika mereka tidak menjaga hati. Penyakit ini dimiliki iblis dan Fir'aun.

Allah berfirman menceritakan tentang ucapan Iblis yang artinya, "… (Iblis) menjawab, 'Aku lebih baik daripada dia. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia, Engkau ciptakan dari tanah." (Surah Al A'raaf 12) dan ucapan Fir'aun yang artinya, "Bukankah aku lebih baik dari orang (Musa) yang hina ini…" (Surah Azzukhruf 52)

Orang mukmin berakhlak mulia, ia rendah hati, menganggap orang lain lebih baik darinya. Ia sibuk mengingat-ingat dan menghitung-hitung aib serta kekurangan dirinya guna mengevaluasi dan memperbaikinya.

Ia tidak sibuk dengan aib orang lain, jika ia dapatkan aib dari saudaranya maka ia sayang dan cinta kepadanya menginginkan kebaikan saudaranya sehingga ia tidak mendiamkannya tetapi memperbaikinya dan meluruskannya dengan cara yang baik dan bijaksana. Ia selalu mendoakan kebaikan untuk saudaranya.

Jika kita dapatkan sahabat radhiallahu anhum, tabi'in dan orang-orang shalih memuji diri mereka sendiri dengan menyebutkan keutamaan amal mereka, maka kita bersangka baik, mereka sedang menyebutkan nikmat Allah sebagai rasa syukur dan bermaksud memotivasi bukan kesombongan.

Kita harus selalu memperbaiki hati agar selamat dari penyakit sombong, ujub, hasad, riya, bersangka buruk, gila hormat dan penyakit hati lainnya.

Bersihkan hati kita dengan mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, hiasi hati kita dengan rendah hati, cinta kepada Allah, takut adzab-Nya, berharap akan rahmat-Nya dan akhlak mulia lainnya.
sumber:republika.co.id

Kamis, 21 Maret 2013

Kita Temukan Hari Tua Bersama

Bismillaahirrahmaanirrahiim.. ......!!!!!!!!

Sayang.......
Aku ingin akulah yang pertama menemukan uban di antara helai-helai rambutmu dan menggaruknya ketika engkau mengeluh kulit kepalamu tiba-tiba menjadi lebih gatal dari biasanya. Dan ketika helai-helai itu semakin bertambah dengan suka cita aku akan menyisirinya, tak perlu meminta pewarna rambut. Sayang, rambut kelabumu kan tampak seksi di mataku.

Tak perlu khawatir.......
Aku siap mencarikan kacamatamu ketika kamu lupa tempat menaruhnya. Atau akan kubuatkan sebuah kotak segala ada, tempat engkau dapat menaruh semua barang dan perkakasmu sesukanya. Ketika malam-malam dingin dan rasa ingin pipis tak tertahan lagi, jangan ragu untuk membangunkanku. Sayang..... ini tanganku di sampingmu jangan ragu jadikan tanganku sebagai peganganmu.

Sayang.......
Aku tidak menginginkan yang muluk-muluk. Aku ingin mendampingi masa tuamu, aku ingin tua di sampingmu, bersamamu.

Sehat, sehatlah sayang.......
Agar engkau juga sempat meraba kepalaku yang ditumbuhi uban, agar sempat aku memamerkan gigiku yang mulai tanggal.

Sehat, sehatlah sayang.......
Agar ketika kita tua, kita masih sanggup menemani anak cucu kita bermain bersama. Atau sekedar mengunjungi mereka saat hari libur tiba. Kupikir lebih baik kita saja yang mengunjungi mereka sambil membawakan makanan kesukaan mereka. Mungkin nanti anak cucu kita akan lebih sibuk dari hari-hari sibuk yang kita jalani sekarang. Kita akan jadi orang tua yang paling pengertian ya kan, sayang.....

Sayang.......
Aku ingin tetap mesra bersamamu, hingga tua. Tetap membisikkan kata cinta, meski pendengaran kita semakin berkurang. Jangan malu untuk sedikit berteriak di telingaku ya...?! Kau tahu, aku sangat suka mendengarkan ungkapan sayangmu.

Ku ingin kita.......
Tetap saling memanja, semampu tenaga yang masih kita miliki. Anak, cucu, ponakan dan keluarga kita pasti akan menyangi kita berdua, tapi percayalah aku yang paling tau cara memanjakanmu demikian engkau yang paling tau cara memantik binar di mataku.

Bila waktu memang menggerus banyak hal.....
Bila usia memang mengikis banyak hal.....
Aku berharap, semoga itu bukan cinta dan kasih sayang kita.

Bila memang tiada yang abadi.....
Bila memang semua akan berakhir.....Bila memang semua akan terhenti.....
Aku berharap, sepanjang waktu yang kita miliki, temani aku untuk melakukan yang terbaik untuk cinta yang kita punya. Menjadikan cinta dan hubungan yang kita bina sebagai anugerah paling indah dan paling berharga.

Apapun boleh berhenti, tapi tidak dengan niatan tulus untuk saling mengasihi.

Apapun boleh usai, tapi tidak dengan upaya gigih untuk saling mejaga, upaya gigih untuk saling membahagiakan.

Sayang.......
Hari ini, menit ini, detik ini, aku seperti bisa menatap proyektor besar tak bertepi, memutar film tak berjudul yang kita perankan, ada dua tangan keriput yang saling menggenggam. Tanganku dan tanganmu.

Tapi ketika adegan berganti, saat film hampir usai, aku tak sanggup lagi menatapnya, semua menjadi kabur dan basah oleh Air Mata.

Selasa, 19 Maret 2013

Libatkan Anak Saat Memilih Sekolah

Para orangtua tentu ingin agar buah hatinya bisa menerima pendidikan yang berkualitas. Pilihan sekolah yang beragam ditawarkan di depan mata. Orangtua berlomba-lomba mencari sekolah yang bagus menurut orangtua dan rela mengeluarkan biaya mahal demi pendidikan yang berkualitas.

Hanya saja, psikolog sekaligus pemerhati pendidikan anak, Seto Mulyadi, mengatakan orangtua kerap lupa bahwa yang bersekolah adalah anak-anaknya, bukan orangtua!

Oleh karena itu, pria yang akrab dipanggil Kak Seto ini menganjurkan agar para orangtua mengetahui kriteria apa yang patut dipertimbangkan dan mengenali lebih dulu kebutuhan anak-anak dalam pendidikan. Caranya, anak diberikan hak bersuara untuk menentukan sekolah yang menyenangkan baginya untuk belajar dan bermain.

Jika Anda tertarik datang ke sejumlah open house playgroup dan sekolah yang menarik bagi Anda, cobalah ajak anak untuk ikut serta. Anak-anak bisa melihat kondisi belajar–mengajar yang ditawarkan dan kondisi sekolah pada umumnya.

"Anak-anak harus dilibatkan. Biarkan mereka melihat situasi sekolahnya dan pola belajar di sekolah itu," kata Kak Seto kepada Kompas.com.

Saat mendatangi sebuah sekolah, ajak anak Anda untuk melihat-lihat kondisi dan lingkungan sekolah tersebut. Biarkan anak merasakan situasi kelas dan mengenal fasilitas yang ada di sekolah. Lalu ajak anak berbicara dari hati ke hati untuk mengetahui apa yang menarik dan menyenangkan bagianya. Bertanyalah untuk mengenal “penilaiannya”.

Apa kebutuhan anak Anda?

Menurut Kak Seto, di tengah pilihan sekolah yang beragam dengan program unggulan yang bermacam-macam pula, anak bisa menjadi indikator utama mengenai sekolah yang tepat atau tidak bagi kebutuhan anak. Sebaik apapun sekolah yang dituju oleh orang tua, jika anak tidak menyukai pola pengajaran yang ada di sekolah tersebut maka dampaknya tidak akan baik.

"Ada anak yang senang sekolah sampai sore. Ada yang tidak sehingga menjadi tidak antusias dan malah menjadi malas. Itu harus diperhatikan," tambahnya.

Kak Seto mengatakan, anak-anak memiliki kebutuhan dan kecerdasan yang berbeda-beda. Orangtua harus mengenali kelebihan dan kebutuhan masing-masing anak untuk memilih sekolah dan tingkatan pendidikan yang tepat.

"Anak itu berbeda-beda. Misalkan si kakak suka belajar di sekolah A. Orang tua tidak bisa begitu saja memasukkan adiknya ke sekolah yang sama," ungkap Seto.

"Bisa saja satu anak cocok dengan pola pengajaran sekolah A. Belum tentu anak lain juga cocok. Nah, kakak-adik juga seperti itu. Belum tentu kakaknya suka, lalu adikknya juga suka," tambahnya lagi.

Salah satu pertimbangan untuk mengenali kebutuhannya adalah mempertimbangkan usia anak.  Psikolog Anak, Roslina Verauli, menambahkan, orangtua juga harus mempertimbangkan usia dalam mengambil keputusan untuk memulai pendidikan formal pada anak.

Roslina menganjurkan untuk tidak memaksa anak bersekolah saat usianya belum sesuai. Bisa saja, saat usia tertentu kecerdasan mereka lebih baik daripada anak lainnya. Namun, coba pertimbangkan kemungkinan yang muncul di masa depan. Kemungkinan seperti apa? Nantikan artikel: 'Belum Cukup Usia, Jangan Paksa Anak Bersekolah'
sumber: kompas.com

Selasa, 05 Maret 2013

18 Cara Menjual Produk Anda Dengan Biaya Rendah

Sebagai seorang entrepreneur, merupakan hal yang penting untuk mengenalkan Brand Anda kepada orang banyak. Semakin banyak orang yang Anda jangkau, semakin banyak pula angka penjulan yang bisa Anda capai. Simple. Anda bisa menjadi desainer baju dalam ternama, atau seorang pembuat sandwich ternama di seluruh dunia, tapi jika Anda gagal memasarkan Brand Anda, dan cutomer tidak mengenal Anda, bagaimana cara anda menjual produk Anda?

Oleh karena itu, marketing merupakan hal yang harus benar-benar diperhatikan untuk seorang entrepreneur. Meskipun begitu, hal yang paling esensial yang harus anda perhatikan dalam marketing Anda pertama-tama adalah strategi marketing yang baik. Jangan sia-siakan seluruh dana Anda untuk sat chanel saja, tapi lihatlah segala kesempatan yang bisa Anda manfaatkan untuk mencapai penjualan yang lebih luas dan lebih jauh lagi.

Hal penting lainnya yang harus Anda ingat bahwa marketing merupakan hal yang terus berubah, maka Anda pun harus bisa terus berinovasi. Berinovasilah sehinga produk yang Anda jual bisa berbeda dari produk-produk yang ada di pasaran.

Berikut ini adalah 18 cara untuk menjual produk dan bisnis Anda:

1.  Tulislah sebuah berita

Tulislah sebuah berita yang berisi konten yang menjelaskan secara detail tentang bisnis Anda, dan apa yang membuat bisnis Anda berbeda dari yang lain. Targetkan seluruh surat kabar yang dinilai relevan dengan bisnis Anda, dan jangan berhenti sampai disitu. Targetkan juga website, majalah, dan radio yang sesuai dengan bisnis yang Anda jalankan.

2. Gunakalnlah media sosial yang berpengaruh, seperti Twitter.

Buatlah akun Facebook dan Twitter, serta sosial media lain yang sedang booming untuk bisnis Anda. Anda harus membuat orang-orang megenal dan peduli dengan produk Anda. Jika Anda memiliki sebuah toko atau stand, tweet lah tentang hal itu, atau apa saja yang Anda sediakan di toko Anda. Tweet pula diskon-diskon yang ada di toko Anda, dan tweet lah hal-hal yang dapat menginfokan produk Anda kepada masyarakat.

3. Gunakanlah Facebook

Manfaatkalah Facebook untuk mengiklankan poduk Anda secara gratis, dengan cara membagikan foto-foto dan berita-berita penting yang menarik yang bisa menarik minat masyarakat.

4. Buatlah sebuah Website

Untuk sebuah bisnis yang ingin berkembang dan sukses, sangat perlu dibuat sebuah Website. hal pertama yang dilakukan customer saat ingin membeli sebuah produk adalah mencarinya lewat Google. Sebuah Website yang menarik dapat membuat bisnis Anda terlihat profesional, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda. sosial media yang Anda gunakan juga harus terhubung dengan Website Anda.

5. Tulislah sebuah blog

Ini adalah cara yang paling cepat untuk menjaga relevansi website Anda. Dengan blog Anda juga dapat mempengaruhi orang-orang untuk terus membuka website Anda, dan memperbanyak pengujung web. Anda harus berperan sebagai orang yang paling ahli dalam bidang yang Anda jual. JIka orang-orang menyukai apa yang Anda tulis, mereka akan lebih menghargai Brand Anda.

6. Marketing melalui email

Email dapat memudahkan Anda untuk berhubungan dengan berjuta-juta orang hanya dengan satu tombol “kirim”. Anda bahkan bisa mendapatkan calon-calon pembeli potensial melalui email. Cara mendapatkan customer pun mudah. Anda cukup memberikan kolom alamat email untuk mereka isi, kapanpun  mereka membeli produk dari Anda, sehingga hubungan Anda dengan cutomer Anda tidak terputus.

7. Buatlah pembeli Anda sebagai agen promosi Anda

Konsumen yang berpotensi umumnya mengenal produk Anda dari kenalan atau sahabat mereka, yang merekomendasikan produk Anda. Jadi, mengapa Anda tidak memanfaatkan hal ini? Anda bisa menbuat konsumen Anda menjadi seorang Brand Ambassador. Anda bisa memberikan mereka diskon khusus jika mereka merekomendasikan produk Anda ke masyarakat luas.

8. Buatlah konsumen Anda menjadi fans produk Anda

Anda harus melihat bagaimana Steve Jobs dapat membuat beribu orang mencintai dirinya, dan sangat setia dengan produk-produk yang ia luncurkan. Anda harus membuat produk, bahkan diri Anda sendiri sangat menarik, hingga semua orang tertarik untuk mempromosikannya kepada teman mereka.

9. Tawarkan kartu diskon

Cara untuk memberikan hadiah kepada konsumen Anda yag loyal adalah dengan memberikan kartu diskon. Hal ini dapat membantu membangun loyalitas orang-orang terhadap Brand Anda, dan mereka akan terus kembali lagi untuk menikmati diskon-diskon yang Anda berikan.

10. Mintalah testimonial dari pelanggan Anda

Mintalah Testimonial dari pelanggan Anda yang merasa puas dengan produk yang Anda jual. Hal itu dapat mempengaruhi masyarakat lain, karena adanya pengalaman yang positif dari orang lain, keyakinan akan produk Anda dapat semakin berkembang.

11. Buatlah sebuah Kompetisi

Buatlah sesuatu yang dapat dibicarakan orang banyak. Buatlah sebuah kompetisi menarik yang dapat menjadi bahan pembicaraan orang-orang, dan dapat mengundang orang-orang untuk terlibat dengan Bisnis yang Anda jalankan. Keterlibatan itu tidak hanya  sebatas sebagai pembeli, tapi juga dapat terlibat langsung melalui kompetisi yang Anda adakan.

12.  Mintalah para pakar untuk menulis di website Anda

Salah satu cara untuk membuat website atau majalah Anda dapat dipercaya adalah dengan melalui testimonial para pakar. Mintalah CEO dari perusahaan tertentu menuliskan testimonial mereka dalam website Anda. Ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan reputasi Bisnis Anda.

13. Cobalah dan menangkan sebuah penghargaan Bisnis

Masuk nominasi penghargaan di dunia Bisnis tidaklah sesulit yang dibayangkan. Untuk beberapa orang, hal yang perlu dilakukan hanyalah sekedar mengisi aplikasi. Jika Anda sukses, koran-koran lokal bisa tertarik untuk meliput bisnis Anda sehingga networking Anda semakin luas.

14. Bentuklah kemitraan

Untuk seorang trader tunggal, terkadang kemitraan sangat dibutuhkan untuk membangun Bisnis yang lebih besar. Bekerja sama dengan Bisnis lain berarti Anda bisa memiliki akses untuk konsumen mereka. Anda juga memiliki orang-orang yang dapat mebantu Anda melewati kesulitan-kesulitan dalam menghadapi permasalahan Bisnis Anda.

15. Buatlah kegiatan sosial

Membantu sebuah organisasi sosial akan sangat berpengaruh untuk Brand bisnis Anda. memiliki dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dapat menaikkan pamor Anda di dunia Industri, dan membantu penjualan nantinya.

16. Mintalah seorang ahli untuk menulis di website Anda

Di luar sana, terdapat begitu banyak orang-orang yang berkompetensi di berbagai bidang tertentu. Mintalah mereka untuk menulis artikel di website Anda. Update berita yang terus-menerus dapat membantu menaikkan rangking perusahaan Anda dalam SEO.

17. Manfaatkan Youtube

Tidak hanya memanfaatkan sosial media untuk membantu mempromosikan Brand Anda, Anda juga dapat memanfaatkan Youtube untuk mempromosikan Branda Anda. Dengan memanfaatkan Youtube, Anda dapat pengiklanan melalui visual dan Audio, yang dapat secara langsung menyentuh konsumen Anda.

18. Buatlah business card yang menarik

Business card bisa dengan murah diperoleh dan dapat memberi kesan yang baik dari bisnis Anda. Dengan business card, Anda dapat terkesan profesional dan dapat membuat orang-orang mengingat Bisnis Anda. Jika Anda bertemu dengan konsumen-konsumen yang berpotensi, berikanlah kartu Bisnis Anda. Dengan begitu mereka dapat mengingat Anda dan menghubungi Anda di kemudian hari.
sumber:starbisnis.com

Rabu, 20 Februari 2013

Nikmati Hidup Apa Adanya Bukan Ada Apanya



Kebanyakan orang menganggap bahwa orang kaya akan lebih bisa menikmati hidup dibanding dengan orang miskin yang tidak punya harta. Bahkan ada yang berfikir bahwa untuk bisa menikmati hidup orang harus kaya, rumahnya mewah, mobilnya mewah, bajunya bagus2, uangnya melimpah dsb. Dia bisa makan di restoran mewah mana saja yang dia mau, mau beli apa saja mampu, setiap hari libur bisa ke Nngara mana yang dia suka. Mau beramal banyak juga mampu. Sedangkan orang miskin? Yah, gak bisa ngapa-ngapain karena duit juga pas-pasan. Kesana kemari naik angkot atau sepeda, capek dehh!

Benarkah demikian? Memang sebagian besar tidak salah. Tapi ada hal-hal yang orang tidak pernah berfikir bahwa manusia diciptakan Allah swt sebagai makhluk adaptif, orang bisa menikmati hidup dengan apa yang dia punyai. Kebahagiaan bukan hanya monopoli orang kaya dan sebaliknya penderitaan juga bisa dialami baik oleh orang melarat maupun konglomerat. Kita syukuri aja rizki yang kita punya. Kita nikmati apa adanya. Toh jadi orang kaya belum tentu bisa menikmati hartanya. Naik mobil mewah, tapi jika jalanan macet dan banyak masalah yang dipikirin juga gak kerasa nikmatnya. Makan di restoran mewah pun sudah bosan karena saking seringnya, bahkan mungkin sudah tidak bisa merasakan nikmat lagi. Apalagi kalau dia menderita berbagai penyakit seperti gula, ginjal, jantung dsb, maka makanan2 lezat pun nampak mengerikan, bagaikan malaikat pencabut nyawa layaknya!
Ada juga sih orang kaya yang sehat, bisa menikmati hidup dengan hartanya, sering pergi ke manca negara dengan keluarga. Sudah haji dan umrah berkali-kali lagi!

Tapi orang miskinpun bisa menikmati hidup dengan apa adanya, yang penting dia bisa mensyukuri nikmat yang dia. Kalau lagi lapar habis kerja kuli mungkin makanan lauk tempe dan sayur bisa terasa sangat nikmat, jalan-jalan ke kebun binatang naik angkot tidak masalah. Gak bisa ke Mekah, yah ke masjid Agung cukuplah!
Kalau dipikir, pada zaman dulu, sebelum teknologi maju seperti sekarang ini, tidak ada mobil, orang bepergian naik delman atau bahkan gerobak sapi, tidak ada pizza, makanan masih tradisional dan sederhana, tidak ada televisi, tidak ada tempat rekreasi seperti Dufan atau Trans Studio, toh orang bisa menikmati hidup sesuai dengan kondisi waktu itu.

Nah coba deh kita renungkan hal ini. Yakinlah Allah itu maha adil, tidak mengenal kaya dan miskin; senang dan susah bisa menimpa keduanya. Kenikmatan adalah milik orang yang bersyukur dan keluh kesah adalah milik orang yang kufur.

La In Syakartum La Aziidannakum Wa Lain Kafartum Inna ‘Adzaabi La Syadiid Artinya: Apabila kamu bersyukur (terhadap nikmat Allah) niscaya Allah akan menambah nikmat terhadapmu, (namun ingat saudara) dan apabila kamu ingkar terhadap nikmatKu , ketahuilah siksa Allah itu sangat pedih.

(sahabat Apel)

Si Kecil Sedang Berpikir Kritis, Bukan Cerewet



Anak yang banyak tanya pasti dianggap cerewet. Kadang mereka membuat orangtua tak sabar dan tak senang. Padahal mereka sedang menjalani proses berpikir kritis yang bisa menjadi bekal untuk mereka menjalani kehidupan di masa depan.

Ada saja pertanyaan yang dilontarkan si kecil semisal, “Kenapa siang ada matahari dan malam ada bulan?” Atau di saat lain dia bertanya, “Kenapa mobil tidak bisa terbang, tapi pesawat bisa?”

Dari hal sederhana sampai yang aneh memang kerap ditanyakan si kecil. Ini menunjukkan daya nalarnya sedang berkembang. Bila terus diasah, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis.

Perkembangan Daya Kritis Anak

Sejak dilahirkan, anak sudah mulai menjalani proses berpikirnya. Stimulasi-stimulasi yang diberikan seperti warna dan suara untuk merangsang respons juga salah satu upaya melatih kemampuan berpikirnya. “Kalau proses berpikir kritisnya sendiri baru dimulai ketika ia bisa bicara dan menanyakan sesuatu,” kata Eri Vidiyanto, M.Psi, psikolog pada Essa Consulting, Jakarta.

Pertanyaan yang dilontarkan anak sesuai tahapan akan dimulai dari yang ringan dan sifatnya fakta-fakta konkret, seperti apa, siapa, di mana. Seiring bertambahnya usia dan si kecil mulai memahami apa yang ada di sekelilingnya, maka pertanyaan yang diajukannya adalah hal yang perlu penjelasan dan membutuhkan nalar, seperti kenapa. Hal-hal yang bersifat abstrak pun, seperti soal nilai dan moral, secara bertahap mulai jadi bahan pertanyaannya.

Perkembangan berpikir kritis pada anak ini, sayangnya sering tak dimanfaatkan dengan baik. Tak banyak orangtua yang sabar menanggapi semua pertanyaan anak. Selain malas menjawab atau memang tak tahu jawabannya, sebagian orangtua malah memarahi anak yang banyak tanya ini. “Ini sebenarnya menghambat proses berpikir kritis anak. Kalau orangtua tidak tahu jawabannya lebih baik mengaku saja, lalu cari tahu jawabannya bersama-sama,” jelas Eri yang menyelesaikan program profesi Psikologi Pendidikan Universitas Indonesia ini.

Ayah satu anak ini melanjutkan, penjelasan yang dituntut anak sebenarnya tak perlu ribetdan detil. “Yang penting cukup dijawab sesuai umur dan kebutuhannya. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami anak,” katanya. Tentu saja untuk menjawab pertanyaan mereka orangtua memang perlu terus belajar dan memperluas wawasan.

Selalu ada kemungkinan anak menanyakan hal-hal yang dianggap tabu, misalnya seks, kehamilan dan sejenisnya. Nah, biasanya orangtua langsung memotong pertanyaan itu dan menganggapnya jorok. Lagi-lagi, ini akan menghambat proses berpikir kritis anak.

Sebenarnya anak tak punya tendensi apa-apa saat bertanya seputar hal tersebut. Mereka hanya ingin tahu. Beri jawaban sederhana saja, tak usah detil yang malah membuat pusing anak, itu yang sebaiknya orangtua lakukan.

Kritis itu Cerewet?

Anak yang banyak tanya, memang kadang membuat orang-orang di sekitarnya pusing. Tak jarang ia dianggap bawel dan cerewet. “Sebenarnya ini bukan cerewet, tapi mereka sedang berusaha mencari tahu dan memang harus direspons dengan positif,” ujar Eri.

Rasa ingin tahu yang bisa berkembang menjadi pemikiran kritis ini sesungguhnya semakin diperlukan anak terutama untuk menghadapi kemajuan teknologi dan informasi yang terus berkembang.

Nilai-nilai baru, termasuk di dalamnya gaya hidup, yang terus tumbuh dan mendunia pun perlu direspons anak secara kritis. Kelak mereka tak asal ikut-ikutan saja karena selalu ada proses berpikir kritis dalam diri mereka, apakah ini boleh dan baik untuk dilakukan atau sebaliknya.

Begitu juga dalam proses pemecahan masalah. Kemampuannya berpikir kritis membuat anak menyimpan banyak informasi. Ini menjadi dasar untuk memecahkan masalah yang ia hadapi. Tak hanya satu, bahkan ia bisa membuat banyak pilihan solusi dalam memecahkan satu masalah yang dihadapinya. Jelas, ia akan selalu bisa bersikap optimis dan tak pantang menyerah.

Lalu apa yang harus dilakukan orangtua untuk membentuk anak mampu berpikir kritis? Pertama, ciptakan suasana dialogis dalam keluarga. Anak bisa mengungkapkan pertanyaan, isi hati, dan pendapatnya dalam keluarga, lalu didengar dan ditanggapi dengan baik. Mereka bisa berdiskusi apa saja dengan orangtua atau anggota keluarga lainnya.

Pemilihan jenis mainan, menurut Eri, juga bisa berpengaruh kepada proses berpikir kritis anak. Kemampuan berpikir kritis anak tidak akan terlalu berkembang bila, misalnya, hanya diberikan mainan instan, langsung bisa dipakai, seperti play station. Pola mainannya sudah jelas dan anak hanya menerima dan memainkan saja, tidak ada rangsangan untuk berpikir kritis.

Sebaiknya berikan permainan seperti lego atau puzzle yang merangsangnya untuk berpikir dan bekerja. Atau ajarkan anak membuat mainannya sendiri dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar rumah, seperti mainan dari kulit jeruk bali. Anak akan berpikir dan terlatih kreativitasnya. Memang butuh kesabaran dan waktu dari orangtua, namun hasilnya nanti akan sepadan.

Kisah Inspirasi Dari Bocah Bernama Zhang Da



ZhangdaSeorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.

Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.

Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.

Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.

Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.

Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
“Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah?
Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir.
Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!”
Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu.”
Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,
“Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!”

Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?

Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.

Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya. [islamedia]